Bahaya Inflasi bagi Investor

Dampak Inflasi sangat berhabaya bagi nilai aset kita. Ini menjadi resiko terbesar dalam menabung dan investasi. Oleh karena itu, hasil dari investasi harus lebih besar daripada nilai inflasi. Namun kalau menabung, hampir dipastikan bahwa besarnya bunga bank itu lebih kecil daripada angka inflasi. Investor harus sadar akan hal ini.

Berikut ini gambaran Dampak Inflasi terhadap penurunan nilai aset selama 50 tahun, untuk besaran inflasi 1%, 5%, 7%, 10%, dan 15%.

Dampak Inflasi
Tabel penurunan nilai aset dalam jangka panjang akibat inflasi

Ilustrasi akan tampak semakin dramatis bila digambarkan dalam bentuk grafik.

Dampak Inflasi
Grafik penurunan nilai aset dalam jangka panjang akibat inflasi

Jika kita menyimpan uang 1 juta. Dengan inflasi 7% per tahun, maka di tahun ke 50 nilai uang setara dengan 30 ribu (1 juta x 0.03). Untuk menjaga agar nilai harta kita tidak turun nilainya, maka harus ditaruh di sarana investasi yang hasilnya lebih besar dari inflasi.

Silahkan Baca: Daftar Tulisan Lengkap

3 tanggapan pada “Bahaya Inflasi bagi Investor”

  1. dgn logika yg sama…
    berarti asuransi jiwa itu juga merugikan ya

    pertanggungan 1M…60taun kemudian…berapa

  2. Semisal kita balik konsepnya. apabila kita menyadari, faham dan dapat memprediksi akan turunnya angka inflasi di beberapa taun kemudian.
    Dan pada saat terjadi inflasi dimana harga saham turun kita membeli saham dengan jumlah banyak, dan mngharapkan capital gain di beberapa taun kemudian saat angka inflasi menurun.

    itu bagaimana?

Tinggalkan Balasan