Kriteria Memilih Saham Unggulan Terbaik

Untuk mendapatkan hasil investasi yang maksimal, dan mengalami resiko yang minimal, maka pemilihan saham tidak bisa asal. Harus dilakukan dengan penuh perhitungan. Kalau toh tidak mampu melakukan analisa dan perhitungan, maka investasi saja lewat reksadana. Atau dengan cara membeli semua saham yang listing di bursa saham indonesia dengan komposisi jumlah uang yang sama untuk tiap-tiap saham yang ada, maka kita akan mendapatkan hasil sebesar rata-rata kinerja investasi saham Indonesia.

Kenali Bisnis Perusahaannya

Peraturan nomer satu: Kenali perusahaan yang akan dijadikan tempat investasi. Lihatlah perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar kita. Apakah kita memakai product-nya? Apakah productnya menguasai pasar? Kalau tidak menguasai pasar, apakah bertumbuh? Apakah pelanggan/ pengguna/ customer menyukai produknya?

Kisah aktivitas rutin kita dari mulai bangun pagi sampai tidur lagi di malam hari, itu cukup mengggambarkan betapa setiap hari kita bersentuhan dengan perusahaan-perusahaan tbk yang product-nya kita kenal.

Pengamatan dalam Aktivitas sehari-hari

  • Bangun tidur minum air putih minum air mineral [CLEO, ADES].
  • Mandi pagi, keramas, dan gosok gigi pakai product-product Unilever [UNVR]. Perabotan keramik di kamar mandi didominasi oleh merk Surya Toto [TOTO].
  • Sarapan pakai Sari Roti [ROTI] . Minumnya susu Ultra Milk produksi Ultrajaya [ULTJ].
  • Berangkat kerja pakai mobil Daihatsu yang diproduksi dan dipasarkan oleh Astra Internasional [ASII]. Ban mobil pakai Gajah Tunggal [GJTL].
  • Berangkat ke kantor meliwati kompleks perumahan Lippo Karawaci [LPKR]. Di kompleks yang kita lewati itu terdapat rumah sakit Siloam [SILO]. Kemudian lewat jalan tol milik Jasa Marga [JSMR].
  • Kantor prusahaan menyewa beberapa lantai dari Gedung milik PT Roda Vivatex [RDTX] yang ada di Mega Kuningan – Jakarta.
  • Sebelum mulai kerja, membeli dulu kopi di Starbucks. License di Indonesia dipegang oleh PT Mitra Adiperkasi [MAPI].
  • Istirahat, makan siangnya pakai ayam goreng KFC. License di Indonesia dipegang oleh PT Fast Food Indonesia [FAST].
  • Sore hari sebelum pulang, mampir belanja dulu ke Indomaret [DNET] untuk mengisi e-toll Bank Mandiri [BMRI].
  • Dalam perjalanan pulang, istri yang pakai nomer XL Axiata [EXCL] menelpon, minta dijemput di Summarecon Mall [SMRA] tepatnya di tempat belanja pakaian Matahari Departement Store [LPPF].
  • Setelah ketemu istri di Matahari Department Store, istri mengajak mampir sebentar untuk melanja kebutuhan dapur di Farmer Market [RANC]. Tidak lupa, di sini beli juga biscuit kesukaan, Mayora [MYOR].
  • Makan malam di rumah, hari itu ingin makan enak dan mudah, masak Indomie pruduct-nya Indofood [ICBP].
  • Sebelum tidur, nonton TV dulu. Ada acara yang seru di SCTV [SCMA].
  • Akhirnya, selesailah rangkaian kisah hari itu. Tidur di kamar yang AC-nya baru diganti bulan lalu. Oh ya, AC-nya dibeli di Electornic City [ECII].

Jadi, mulailah lihat sekitar kita. Perusahaan mana yang product/service-nya kita sukai, dan disukai oleh orang banyak. Product yang bertahun-tahun dipakai dan disukai banyak orang, artinya itu adalah product yang bagus, dan dalam jangka lama itu artinya customer-nya loyal dan perusahaannya survive dalam berkompetisi. Dari situ kita bisa mengetahui, mana-mana perusahaan yang bagus dan yang layak untuk dijadikan kandidat buat investasi.

Itu adalah tahap awal dalam mengenali perusahaan/bisnis yang bagus. Selanjutnya, lihatlah kinerja perusahaan tersebut. Apakah itu perusahaan yang menguntungkan (dengan indikator ROE yang tinggi)? Apakah bisnisnya berkembang (dengan indikator pertumbuhan revenue besar)?

Memilih saham-saham Blue Chip

Ini adalah istilah saham-saham untuk perusahaan yang besar dan bagus. Bahkan tanpa melakukan analisa fundamental yang sangat detail, sudah hampir dipastikan bahwa ini adalah perusahaan yang bagus fundamentalnya. Terbukti dia bisa berkembang besar sampai sekarang, produknya dipakai dan disukai banyak orang, secara finansial kenerjanya sangat menguntungkan, dan secara harga saham memberikan return besar. Lebih detail silahkan baca Peluang Investasi Besar di Saham Blue Chip Indonesia.

Lakukan screening berdasarkan Analisa Kinerja Financial

Cara lain untuk mendapatkan perusahaan yang layak investasi adalah dengan melakukan screening terhadap data-data laporan keuangan untuk semua perusahaan yang ada di bursa. Kita bisa mulai mem-filter berdasarkan ROE. Misalnya, pilih perusahaan yang ROE sekarang, rata-rata 3 tahun, dan rata-rata lima tahun terakhir > 15%. Silahkan baca Daftar ROE Perusahaan dan Saham Terbaik Indonesia.

Untuk melakukan analisa data seperti ini, dibutuhkan effort yang lumayan karena harus mengumpulkan banyak data. Saya sendiri memilih menggunakan data yang sudah matang yang disediakan stockbit.com, walau dengan membayar biaya langganan untuk bisa melihat feature berbayar tersebut, namun ini bisa mempersingkat waktu dan usaha untuk melakukan screening ini.

Langkah Selanjutnya, Valuasi harga saham

Kemudian, lakukan analisa untuk melakukan valuasi. Apakah harganya murah? Apakah harganya kemahalan? Bila harganya murah, bisa di-consider untuk ditambahkan ke dalam portfolio. Bila harganya mahal, tinggal dimasukkan ke dalam watch list (daftar pantau/monitor), selanjutnya tunggu kesempatan untuk mendapatkan harga yang murah.

Jalan Sukses Investasi Saham
Jalan Sukses Investasi Saham

Silahkan Baca: Daftar Tulisan Lengkap

Tinggalkan Balasan