Waktu yang Tepat untuk Membeli Saham

Memiliki saham-saham pilihan (dan menaruhnya ke dalam watch list) itu adalah satu hal yang sangat penting. Lakukan terus-menerus seiring dengan riset perusahaan yang kita lakukan. Nikmati proses ini. Tambahkan ke dalam list jika menemukan perusahaan bagus, dan buang dari list jika perusahaan yang sebelumnya kita anggap bagus kini sudah tidak bagus lagi.

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah MEMBELI saham pilihan tersebut. Hukum ekonomi “Beli dengan harga yang semurah-murahnya untuk mendapatkan value yang sebesar-besarnya” berlaku kapanpun. Selalu tanamkan ke dalam kebiasaan kita [sehingga menjadi sebuah karakter], sebelum membeli bertanyalah ke diri sendiri “apakah value ang saya dapatkan itu lebih besar daripada harga yang saya bayarkan?”

Hanya Membeli Saham Ketika Memberikan Margin of Safety yang Lumayan

Harga yang akan kita bayarkan, itu adalah harga saham di saat eksekusi beli. Value/nilai adalah ESTIMASI nilai wajar dari saham tersebut, yang disebut juga Intrinsic value. Dan untuk mengetahui berapa intrinsic value itu, diperlukan valuasi. Intrinsic value harus lebih besar daripada harga saham, semakin besar semakin baik untuk memberikan Margin of Safety (MOS) yang cukup.

Saya sendiri mensyaratkan MOS lebih besar daripada 40%. Karena itu adalah estimasi, bisa benar dan bisa salah, maka saya harus melindungi ketidak-akuratan hitungan estimasi dengan bantalan MOS yang cukup besar.

Untuk refreshing lagi konsep Intrinsic Value dan metode valuasi (PER, PEG, PBV, dan Discounted Free Cash Flow), silahkan baca Ukuran dan Rasio dalam Valuasi Harga Saham.

Jadi, terhadap saham-saham yang ada di watch list, hitung semua intrinsic value-nya. Monitor harga sahamnya, dan masuk (beli) sahamnya ketika mendapatkan MOS lebih besar dari 40%.

Untuk monitor harga saham yang di watch list, tidak perlu dilakukan terlalu sering. Santai aja. Mungkin bisa seminggu sekali, bisa beberapa hari sekali. Yang penting santai aja, toh hanya perlu buka aplikasi dan lihat watch list sebentar.

Be Aware Ketika Harga Saham Jatuh

Jika harga saham yang ada di watch list tiba-tiba jatuh sehingga menurut perhitungan akan memberikan MOS yang sangat besar, jangan langsung membeli. Lakukan check dan ricek, ada isu apakah kok harga saham bisa jatuh? Banyak hal yang bisa dikorelasikan dengan jatuhnya harga saham:

  • Laporan dari analis bahwa kinerja perusahaan tidak sesuai dengan ekspektasi. Misalnya revenue turun, laba turun, biaya naik tinggi karena komponen bahan baku banyak dari import sementara kurs rupiah jatuh, dan lain-lain.
  • Isu utang yang gagal bayar
  • Isu saham yang dijadikan jaminan utang (REPO)
  • Potensi ekspor yang bakal jatuh karena sedang ada perubahan regulasi di negara tujuan ekspor, seperti penaikan bea masuk
  • Perusahaan kena kasus hukum, ataupun tuntutan dari customer/public.
  • Isu resesi yang melanda industri/sektor bahkan negara atau dunia pada umumnya
  • Dan masih banyak contoh lainnya. Semakin lama kita berkecimpung di dunia investasi ini, naluri bisnis kita akan semakin terasah.

Jika sumber isu adalah masalah di fundamental perusahaan, kita perlu melakukan valuasi ulang, misalnya merevisi estimasi pertumbuhan. Bisa jadi valuasi ulang akan memberikan nilai MOS yang lebih kecil.

Jika isu bukan karena hal-hal yang fundamental, tunggu dulu sampai harga yang jatuh itu stabil. Karena harga saham yang jatuh terlalu dalam bukan berarti akan berhenti jatuh, bahkan ada kemungkinan jatuh lebih dalam lagi. Ibarat menangkap pisau yang jatuh, jangan langsung ditangkap karena bisa jadi tangan akan terluka, tunggulah sampai jatuh ke tanah dan diam. Namun, siapa sih yang bisa meramalkan masa depan? Memang kita bisa tahu di harga berapakah dasarnya? Tidak ada yang tahu.

Sabar Menunggu Waktu yang Paling Tepat

Karena di balik kejatuhan harga saham ini, bisa jadi memang ada masalah fundamental yang kita belum tahu. So, best practice-nya. Berikan waktu yang cukup untuk harga yang jatuh itu stabil dalam beberapa waktu. Beberapa waktu itu bisa dalam hitungan minggu atau bulan. Kuncinya adalah sabar.

Jalan Sukses Investasi Saham
Jalan Sukses Investasi Saham

 

Silahkan Baca: Daftar Tulisan Lengkap

2 tanggapan pada “Waktu yang Tepat untuk Membeli Saham”

    1. Untuk teknical, karena buat saya hanya tambahan analisa saja, bisa membantu memberi petunjuk untuk memperkirakan bahwa kondisi harga yang sekarang sedang sideway (stabil)

Tinggalkan Balasan