PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF)

Indofood telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan Total Food Solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di pasar. Kini Indofood dikenal sebagai perusahaan yang mapan dan terkemuka di setiap kategori bisnisnya. Menjadi andalan bisnis utamanya Salim Group.

Materi dalam artikel ini: (anda bisa klik link untuk jump langsung ke bagian yang anda kehendaki)

Segment Bisnis Indofood

Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Indofood memperoleh manfaat dari skala ekonomis serta ketangguhan model bisnisnya yang terdiri dari empat Kelompok Usaha Strategis (”Grup”) yang saling melengkapi sebagai berikut:

Dalam dua dekade terakhir, Indofood telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan Total Food Solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di pasar. Kini Indofood dikenal sebagai perusahaan yang mapan dan terkemuka di setiap kategori bisnisnya.

1. Produk Konsumen Bermerek (Indofood CBP)

engan didukung oleh kekuatan merek-merek produknya, Grup CBP memproduksi beragam produk konsumen bermerek antara lain mi instan, dairy, makanan ringan, penyedap makanan, nutrisi dan makanan khusus, dan minuman. Segment bisnis ini dijalankan oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Brand (merk) product makanan dan minuman Indofood CBP

2. Bogasari

Grup ini memiliki kegiatan usaha utama memproduksi tepung terigu dan pasta, didukung oleh unit usaha perkapalan dan kemasan. Bogasari adalah pabrik penggilingan tepung gandum terbesar di dunia.

Brand (merk) product Bogasari

3. Agribisnis

Kegiatan usaha utama Grup Agribisnis meliputi penelitian dan pengembangan, pemuliaan benih bibit, pembudidayaan dan pengolahan kelapa sawit hingga produksi dan pemasaran produk minyak goreng, margarin dan shortening. Di samping itu, kegiatan usaha Grup ini juga mencakup pembudidayaan dan pengolahan karet dan tebu serta tanaman lainnya.

Brand (merk) product agribisnis Indofood

4. Distribusi

Dengan jaringan distribusi yang paling luas di Indonesia, Grup ini mendistribusikan sebagian besar produk konsumen Indofood dan anak-anak perusahaannya, serta berbagai produk pihak ketiga.

Sejarah

  • 1990. Didirikan dengan nama PT Panganjaya Intikusuma. Memulai kegiatan usaha di bidang makanan ringan melalui perusahaan patungan dengan Fritolay Netherlands Holding B.V., perusahaan afiliasi PepsiCo Inc.
  • 1994. Mengganti nama menjadi PT Indofood Sukses Makmur. Mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (“BEI”).
  • 1995. Memulai integrasi bisnis melalui akuisisi pabrik penggilingan gandum Bogasari.
  • 1997. Memperluas integrasi bisnisnya dengan mengakuisisi grup perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, agribisnis dan distribusi.
  • 2005. Memulai kegiatan usaha di bidang perkapalan dengan mengakuisisi PT Pelayaran Tahta Bahtera.
  • 2007. Mencatatkan saham Grup Agribisnis, Indofood Agri Resources Ltd. (“IndoAgri”), di Bursa Efek Singapura (“SGX”). Grup Agribisnis memperluas perkebunannya dengan mengakuisisi PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (“Lonsum”), sebuah perusahaan perkebunan yang sahamnya tercatat di BEI.
  • 2008. Grup Agribisnis memasuki kegiatan usaha gula dengan mengakuisisi PT Lajuperdana Indah. Grup CBP memasuki kegiatan usaha dairy melalui akuisisi PT Indolakto (“Indolakto”), salah satu produsen produk dairy terkemuka di Indonesia.
  • 2010. Mencatatkan saham Grup CBP, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (“ICBP”), di BEI.
  • 2011. Mencatatkan saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (“SIMP”), anak perusahaan pada Grup Agribisnis, di BEI.
  • 2013. Grup CBP memasuki kegiatan usaha minuman. Grup Agribisnis memperluas kegiatan usaha gula ke Brasil dan Filipina melalui penyertaan saham di Companhia Mineira de Açúcar e Álcool Participações (“CMAA”) dan Roxas Holdings Inc. (“Roxas”).
  • 2014. Grup CBP mengembangkan kegiatan usaha minumannya dengan memasuki bidang usaha air minum dalam kemasan (“AMDK”) melalui akuisisi aset AMDK termasuk merek Club.
  • 2018. Grup CBP meningkatkan kepemilikan pada anak perusahaan di bidang minuman dan produk kuliner serta melaksanakan ekspansi pendistribusian produk kegiatan usaha paper diaper.

Penghargaan

Indomie as #1 in Indonesia and #8 in Global (Most Chosen Brands 2018 by Kantar Worldpanel).

Manajemen

  • Direktur Utama: Anthoni Salim.
  • Direktur: Franciscus Welirang, Tjhie Tje Fie (Thomas Tjhie), Taufik Wiraatmadja, Moleonoto (Paulus Moleonoto), Axton Salim, Joedianto Soejonopoetro, Hendra Widjaja, Sulianto Pratama.
  • Komisaris Utama: Manuel V. Pangilinan.
  • Komisaris: Benny Setiawan Santoso, Robert Charles Nicholson, Christopher H. Young, Joseph H. P. Ng.
  • Komisaris Independen: Utomo Josodirdjo, Bambang Subianto, Adi Pranoto Leman.

Pemegang Saham

  • First Pacific Investment Management Limited 50,07%. Merupakan perusahaan Salim Group yang berbasis di Hongkong.
  • Public lainnya 49,93%.

Anak Perusahaan

  • PT Inti Abadi Kemasindo. Asset Rp286 billion. Bisnis Packaging. Kepemilikan 100%.
  • Indofood (M) Food Industries Sdn. Bhd. (Malaysia). Asset Rp90 billion. Bisnis Noodles. Kepemilikan 80.5% (tak langsung).
  • Pacsari Pte. Ltd. (Singapura). Asset Rp1.50 trillion. Bisnis Shipping. Kepemilikan 100%.
  • PT Indolakto. Asset Rp5.09 trillion. Bisnis Dairy. Kepemilikan 55.4% (tak langsung).
  • Ocean 21 Pte. Ltd. (Singapura). Asset Rp2.22 trillion. Bisnis Shipping. Kepemilikan 100%.
  • PT Indokuat Sukses Makmur. Asset Rp369 billion. Bisnis Dairy. Kepemilikan 55.4% (tak langsung).
  • PT Samudra Sukses Makmur. Asset Rp103 billion. Bisnis Shipping. Kepemilikan 100% (tak langsung).
  • PT Indofood Fritolay Makmur. Asset Rp1.41 trillion. Bisnis Snack Foods. Kepemilikan 41.1% (tak langsung).
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Asset Rp34.37 trillion. Consumer Branded Products. Kepemilikan 80.5%.
  • PT Nugraha Indah Citarasa Indonesia. Asset Rp528 billion. Food Seasonings. Kepemilikan 80.5% (tak langsung).
  • PT Anugerah Indofood Barokah Makmur. Asset Rp3.00 trillion. Non-Alcoholic Beverages. Kepemilikan 80.5% (tak langsung).
  • PT Salim Ivomas Pratama Tbk. Asset Rp34.67 trillion. Agribusiness (Plantations and Edible Oils & Fats). Kepemilikan 53.1% (tak langsung).
  • PT Tirta Sukses Perkasa. Asset Rp1.91 trillion. Packaged Water. Kepemilikan 72.3% (tak langsung).
  • PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. Asset Rp10.04 trillion. Agribusiness (Plantations). Kepemilikan31.6% (tak langsung).
  • PT Indofood Comsa Sukses Makmur. Asset Rp19 billion. Management of Restaurant Chain. Kepemilikan 41.1% (tak langsung).
  • PT Indomarco Adi Prima. Asset Rp4.92 trillion. Distribution. Kepemilikan 100%.
  • PT Surya Rengo Containers. Asset Rp907 billion. Corrugated Packaging. Kepemilikan 48.3% (tak langsung).
  • PT Putri Daya Usahatama. Asset Rp549 billion. Distribution. Kepemilikan 65%.
  • PT Indofood Tsukishima Sukses Makmur. Asset Rp80 billion. Bakery Fillings and Specialty Margarine Shortening. Kepemilikan 52.3% (tak langsung).
  • PT Aston Inti Makmur. Asset Rp3.84 trillion. Building Ownership and Management. Kepemilikan 73.2% (tak langsung).
  • Indofood Agri Resources Ltd. (Singapura). Asset Rp37.51 trillion. Agribusiness (Invesment). Kepemilikan 62.8% owned (tak langsung).
  • PT Oji Indo Makmur Perkasa. Production of Paper Diapers. Kepemilikan 40.3% (tak langsung).
  • PT Indo Oji Sukses Pratama. Marketing and Distribution of Paper Diaper. Kepemilikan 40.3% (tak langsung).
  • Companhia Mineira de Açúcar e Álcool Participações (CMAA) (Brasil). Cultivation and Processing of Sugarcane. Kepemilikan 22.0% (tak langsung).
  • Roxas Holdings Inc. (Filipina). Sugar and Ethanol Producer. Kepemilikan 11.9% (tak langsung).

Ringkasan Kinerja Laporan Keuangan

Ringkasan Laporan Keungan dan Rasio Kinerja Indofood (INDF) tahun 2014 – 2018.

Referensi bahan bacaan

Silahkan share artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *