Saham Preferen

Saham preferen (preferred stock) adalah saham yang memiliki kelebihan keutamaan (hak) dibandingkan saham biasa. Tentang hak saham preferen yang lebih diutamakan daripada saham biasa, ini ditekankan oleh kata prefer (merupakan kata dalam bahasa Inggris yang artinya lebih suka). Adapun hak-hak yang lebih diutamakan (didahulukan) tersebut adalah hak untuk mendapatkan dividen dan hak untuk mendapatkan pembagian aset sebagai hasil likuidasi (pembubaran) perusahaan.

Hak untuk mendapatkan dividen

Saham preferen mendapatkan bagian dividen yang tetap, yang dibayarkan mengikuti jadwal pembagian dividen (bisa per tahun, quarter, ataupun per semester). Jika pada tahun tertentu perusahaan tidak membagikan dividen, maka saham preferen berhak untuk mendapatkan pembayaran dividen di tahun berikutnya (yang akan diakumulasi dengan dividen tahun berikutnya tersebut). Di sini, saham preferen akan mendapatkan dividen tetap per tahunnya (walaupun mungkin terjadi penundaan) sehingga buat investor ini adalah sumber penghasilan tetap.

Dari sisi kepastian pembayaran dividen ini, saham preferen mirip dengan obligasi yang mendapatkan pembayaran bunga rutin per tahun. Oleh karena itu, sering disebut sebagai instrumen hybrid (campuran antara saham dan obligasi).

Hak untuk mendapatkan hasil likuidasi perusahaan

Jika karena suatu hal sehingga perusahaan dilikuidasi, maka pemegang saham preferen akan mendapatkan hak pembagian aset lebih dulu dari pada pemegang saham biasa. Posisinya masih di bawah obligasi, di mana pemegang obligasi akan mendapatkan hak pembagian aset lebih dulu dari pada pemegang saham preferen.

Ciri lain dari saham preferen

Saham preferen bisa di-convert (ditukar) untuk menjadi saham biasa, atas keputusan manajemen perusahaan. Selain itu, pemegang saham preferen tidak mempunyai hak suara dalam pengambilan keputusan di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), hanya pemegang saham biasa yang punya hak suara ini.

Kesimpulan: Perbedaan Obligasi, saham preferen, dan saham biasa

Berikut ini perbedaannya, dari perspektif:

  • Priotitas atas pemenuhan hak (hasil likuidasi perusahaan)
  • keuntungan yang didapat dari hasil bisnis perusahaan
  • Potensi keuntungan Capital Gain(karena fluktuasi pasar)
  • Hak suara dalam RUPS
Tabel perbedaan obligasi vs saham preferen vs saham biasa

Saham Preferen di Indonesia

Di bursa saham Indonesia, dari data yang saya dapatkan dari idx.co.id, hanya ada satu perusahaan public yang mengeluarkan saham preferen yaitu PT Mas Murni Indonesia Tbk, dengan kode saham preferen MAMIP dan kode saham biasa MAMI. Walaupun diperdagangkan di bursa, penjual dan pembelinya sangat sedikit, bahkan hampir tiap hari tidak ada transaksi jual-belinya (trading) sehingga saham preferen ini tidak likuid. Mengapa bisa begitu? Bisa jadi perusahaan enggan untuk repot-repot membuat pembagian saham seperti itu, atau sebaliknya si investor yang malas untuk repot.

Saran bahan bacaan lainnya

Bacaan lebih lanjut tentang saham preferen (dalam bahasa Inggris):

Artikel-artikel di website ini yang mungkin bermanfaat buat anda:

Silahkan share artikel ini

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *